BandungLokalBisnis

Peran Website dalam Bisnis Online

Oleh Tisna Rudi | Last modified 12 Oktober 2019


Home > Blog > Peran Website dalam Bisnis Online

Website adalah alat marketing, bukan iklan billboard di internet. Iklan billboard di darat biasanya ditempatkan di lokasi yang ramai dikunjungi. Misalnya di perapatan jalan yang lalu lintas kendaraannya ramai.

Di internet, meskipun penggunanya sekian ratus juta dan dapat dapat di akses 24 jam per hari, Anda harus meng-genarate trafik kustomer potensial untuk mengunjungi website.

Anda harus membuat tampilan dan konten website yang dapat membuat pengunjung kustomer potensial jadi pembeli.

Dengan lain kata, menghadirkan website tidak cukup yang penting ada dan tampilannya bagus.

Potensi Internet dan Website

Potensi dan Peran Website dalam Bisnis Online

Internet memiliki potensi tersedia 24 jam sehari dan jangkauannya global. Pengguna internet pun dari tahun ke tahun semakin meningkat. Tapi bagaimana memanfaatkannya agar suatu proses menjadi lebih efisien. Bagaimana mengembangkannya untuk meningkatkan penghasilan.

Website memiliki potensi dapat menampilkan beragam konten (foto, video, audio, dan teks artikel). Juga dapat diprogram untuk menangani data dan otomatisasi proses. Tapi bagaimana memanfaatkan dan mengembangkan potensi ini agar kustomer potensial mengetahui, mengunjungi, mengenal dan tertarik menjadi pembeli.

Semua itu baru merupakan potensi yang harus dimanfaatkan dan dikembangkan.

Identifikasi Masalah dan Tujuan

Sebagai alat marketing, ketika akan menghadirkan website, harus meng-identifikasi masalah apa yang ingin Anda beri solusinya. Apa tujuannya menghadirkan website. Tujuan ini harus realistik (dapat dilaksanakan), jelas mau kemana dan bagaimana caranya mencapai tujuan tersebut. Bagaimana antisipasinya kalau ada rintangan.

Jika belum mempunyai produk / jasa untuk ditawarkan. Langkah awal dalam menghadirkan website adalah mencari masalah supply VS demand. Masalah apa yang dihadapi orang? Apa kebutuhan mereka yang belum terpenuhi? Berapa banyak pemain yang sudah menyediakan solusi? Bagaimana solusi dari mereka (kompetitor)?

Apa solusi dari Anda? Sanggupkah Anda bersaing dengan kompetitor? Atau menyediakan solusi lebih baik daripada kompetitor?

Jika sudah mempunyai produk / jasa. Pertanyaannya adalah: Apa tujuan utama menghadirkan website? Untuk siapa dibuat?

Tidak sedikit orang membuat website dengan tujuan utama mendatangkan pengunjung sebanyak mungkin. Tapi coba pikirkan: Apakah Anda lebih suka 1500 pengunjung per hari dan tidak melakukan apa-apa; atau 100 pengunjung per hari dan 30 orang diantaranya membeli?

Identifikasi Target Audiens

Setelah meng-identifikasi dan memahami tujuan website, langkah selanjutnya adalah melakukan identifikasi khalayak yang berpotensi tertarik pada produk atau jasa yang Anda tawarkan (target audience), dan merencanakan berikut:

  • Bagaimana menjaring / menarik perhatian mereka
  • Konten apa yang sesuai untuk mereka
  • Bagaimana mengubah mereka menjadi pembeli dan mempertahankan mereka menjadi pelanggan setia.

Baca juga segmentasi pasar dan buyer persona dalam artikel Posisi Pasar Kompetitif. Berpikir Secara Ekosistem dalam artikel Ekosistem Digital Marketing.

Identifikasi Peran Website

Anda harus dapat membedakan antara potensi dan peran. Potensi adalah kemampuan, kekuatan, kesanggupan, dan daya yang dimiliki oleh sesuatu obyek, mempunyai kemungkinan untuk dimanfaatkan dan dikembangkan. Dapat dianalogikan dengan bakat seseorang.

Peran adalah upaya aktif memanfaatkan dan mengembangkan potensi. Seseorang yang berbakat jadi penyanyi tidak otomatis jadi penyanyi terkenal. Seseorang yang IQ-nya tinggi tidak otomatis jadi jenius. Potensinya harus dikenali, digali, dikembangkan, dan dimanfaatkan secara tepat sesuai dengan bakat yang dimilikinya.

Sebagai alat marketing, peran utama website dalam bisnis online adalah Leads Generation. Bagaimana menarik perhatian target audience. Konten apa yang sesuai untuk mereka sebagai kostumer potensial. Bagaimana mengubah mereka jadi pembeli melalui strategi sales funnel.

Tanpa Leads Geneneration, website akan menjadi seperti brosur pasif di internet.

Dalam bisnis online, terutama e-commerce, website juga berperan menyediakan fasilitas transaksi dan pemesanan. Fasilitas ini harus menggunakan SSL (Secure Sockect Layer) atau https.

Website juga dapat digunakan untuk berperan menangani kustomer yang perlu bantuan melalui help desk atau telepon.

Online Value Proposition

Di internet, tidak sedikit website pesaing (kompetitor) menawarkan produk atau jasa yang sejenis dengan produk atau jasa yang Anda tawarkan. Jadi Anda harus menanyakan kepada diri sendiri pertanyaan berikut: Apakah Anda memperlihatkan produk / jasa dari sudut pandang yang sebaik mungkin?

Apakah Anda memberikan solusi kepada permasalahan atau kebutuhan yang mereka cari? Kenapa mereka harus memilih produk / jasa yang Anda tawarkan daripada memilh produk / jasa dari pesaing?

Dengan lain kata, harus membuat tawaran yang unik dan berbeda dengan kompetitor. Apa keunggulan dan manfaat akhir dari produk / jasa yang Anda tawarkan yang tidak terdapat dalam produk / jasa dari pesaing?

Cara membuat dan contoh online value proporsition dapat dibaca dalam artikel Posisi Pasar Kompetitif.

Leads Generation

Setelah website online, maka Brand, produk, dan detail kontak dapat diakses oleh siapa saja dan dimana saja di dunia melalui komputer, laptop, tablet, atau smartphone yang terkoneksi ke jaringan internet. Upaya apa saja untuk mendatangkan target audiens mengunjungi website Anda?

Bagaimana membuat mereka jadi pembeli? Bagaimana mempertahankan pembeli agar jadi pelanggan setia?

Aktivitas untuk mendatangkan target audiens, mengubah mereka jadi pembeli dan pelanggan ini disebut leads generation. Prosesnya jangka panjang dan terus-menerus sambil memperbaiki kinerja untuk mengoptimalkan konversi trafik (Convertion Rate Optimization - CRO).

Sales Funnel

Sales funnel adalah strategi digital marketing, bagaimana membuat pengunjung website yang belum mengenal Brand Anda menjadi tertarik untuk membeli produk / jasa yang Anda tawarkan.

Sales funnel digambarkan seperti corong mengerucut, bagian atasnya lebar dan mengecil di bagian bawah. Pada bagian atas adalah kustomer potensial. Pada bagian bawah kustomer yang melakukan tindakan membeli.

Ada empat tahapan dalam sales funnel, disingkat AIDA (Awareness, Interest, Decision, dan Action). Setiap tahap memerlukan pendekatan berbeda.

Peran Website dalam Bisnis Online

Awareness adalah momen dimana untuk pertama kalinya Anda menarik perhatian target audiens. Misalnya melalui posting di Instagram, posting di Facebook yang dibagikan oleh teman, melalui iklan, atau dari halaman hasil pencarian di Google.

Kustomer potensial jadi mengetahui bisnis Anda dan produk / jasa yang Anda tawarkan. Seringkali pada tahap awareness ini prospek mencari informasi lebih lanjut untuk lebih mengetahui bisnis Anda.

Kadang-kadang ada kustomer yang segera tertarik untuk membeli, karena sudah melakukan riset dan tahu bahwa Anda menawarkan produk / jasa yang dicari dan dibutuhkannya dengan harga terjangkau.

Ketika prospek mencapai tahap interest, mereka melakukan riset, membandingkan harga, dan memikirkan ulang pilihan mereka. Ini waktu yang tepat untuk konten yang membantu mereka, tapi tidak menjual kepada mereka.

Tujuan pada tahap ini adalah untuk menunjukan keahlian Anda, membantu kustomer membuat keputusan dan menawarkan bantuan yang dapat Anda lakukan. Kalau dari sejak awal Anda memaksakan produk / jasa, prospek malah jadi tidak tetarik.

Tahap decision adalah ketika kustomer siap membeli. Pada tahap ini saatnya Anda memberikan tawaran yang terbaik. Misalnya gratis ongkos kirim ketika kompetitor tidak, diskon, atau bonus. Buatlah penawaran sangat menarik sehingga prospek tidak dapat menahan diri untuk mengambil keuntungan dari apa yang Anda tawarkan.

Action pada bagian bawah sales funnel, kustomer bertindak membeli produk atau jasa yang Anda tawarkan dan menjadi bagian dari ekosistem bisnis Anda.

Meskipun kustomer sudah mencapai bagian bawah sales funnel, tidak berarti pekerjaan sudah selesai. Anda dapat melakukan upselling menawarkan produk aksesoris pelengkap produk utama.

Kredibilitas

Sebagai alat bisnis, website harus dapat dipercaya dan memiliki keahlian. Tampilannya profesional dan pesan brand yang kuat. Hindari menggunakan sub domain name menumpang pada alamat website gratisan. Misalnya: namabisnisanda.freewebhosting.com.

Website Perusahaan dan untuk bisnis online harus mempunyai domain name sendiri. Daftarkan nama domain yang unik, mudah diingat, singkat, dan relevan dengan nama Perusahaan, produk atau jasa yang Anda tawarkan.

Agar website dapat di akses melalui internet, data website harus disimpan di server web hosting yang kinerjanya dapat diandalkan dan mempunyai reputasi baik. Gunakan lokasi server di Indonesia untuk website Perusahaan atau bisnis online Anda yang target pasarnya di wilayah Indonesia.

Selain tampilan, kinerja website harus bagus, kecepatan loading cepat.

Bangun kepercayaan dengan membuat konten website yang informatif, berguna dan pesannya tepat. Gunakan newsletter dan atau sosial media untuk membangun hubungan dengan target audiens.

Pada dasarnya orang akan percaya kepada Brand Anda jika:

  • Konsisten, memiliki keahlian dan profesional
  • Mengenal lebih banyak tentang Anda
  • Mengetahui banyak tentang produk dan atau jasa keahlian Anda

Mudah Diakses

Pengguna internet umumnya mencari produk dan jasa melalui search engine. Karena itu sangat penting struktur dan navigasi website Anda dioptimalkan berdasarkan panduan On Page SEO (Search Engine Optimization) agar website Anda di-index oleh search engine dan ditampilkan pada halaman hasil pencarian.

Tidak semua pengguna internet mengunjungi website dengan komputer desktop atau laptop plus sambungan internet berkecepatan tinggi. Semakin kesini justru semakin banyak yang mengakses website melalui Smartphone dan iPad atau komputer Tablet.

Karena itu sangat penting tampilan website Anda harus Responsive Web Design. Tampilannya menyesuaikan dengan lebar layar dan cepat loading.

Kesimpulan

Sebagai alat marketing, peran website dalam bisnis online pada dasarnya adalah menarik kustomer potensial dan menghasilkan pendapatan. Dengan lain kata, Anda membangun webite bukan untuk Perusahaan atau diri sendiri. Tapi untuk target audiens dan kustomer Anda.


© 2010 - 2019 Bandung Lokal Bisnis